9 Tips Ampuh Cegah Agar Tidak Mabuk Perjalanan Naik Mobil

9

9 Tips Ampuh Cegah Agar Tidak Mabuk Perjalanan Naik Mobil

Mabuk perjalanan adalah kondisi umum yang dialami banyak orang saat melakukan perjalanan menggunakan kendaraan. Gejala yang paling umum adalah mual, pusing, dan muntah. Mabuk perjalanan disebabkan oleh percepatan dan perlambatan yang dirasakan tubuh saat kendaraan melaju.

Mabuk perjalanan dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang signifikan bagi penumpang. Gejalanya dapat mengganggu dan bahkan menghentikan perjalanan. Oleh karena itu, sangat penting untuk mencegah mabuk perjalanan agar perjalanan menjadi nyaman.

Ada beberapa cara agar tidak mabuk perjalanan naik mobil. Tentunya dengan persiapan yang tepat dan beberapa penyesuaian gaya hidup, seseorang dapat mengurangi risiko mabuk saat melakukan perjalanan dengan mobil atau kendaraan lainnya.

1. Menghindari Membaca Saat Perjalanan

Membaca dalam mobil saat sedang melakukan perjalanan darat dapat memicu munculnya gejala mabuk perjalanan. Hal ini disebabkan karena saat membaca, mata bergerak mengikuti baris demi baris tulisan. Gerakan mata ini tidak sejalan dengan gerakan kendaraan yang cenderung stabil ke depan.

Perbedaan gerakan mata dan kendaraan ini dapat membuat sinyal yang berbeda antara mata ke otak, yang kemudian memicu rasa mual dan pusing. Oleh karena itu, sebaiknya hindari membaca buku, majalah, koran, atau smartphone saat dalam perjalanan darat.

Beberapa alternatif aktivitas yang dapat dilakukan untuk menghindari membaca di dalam mobil antara lain:

  • Melihat pemandangan di luar jendela mobil
  • Mendengarkan musik atau podcast
  • Mengobrol dengan penumpang lain
  • Tidur atau istirahat dengan mata terpejam

Dengan menghindari membaca dan melakukan aktivitas alternatif tersebut, risiko mabuk perjalanan dapat berkurang. Pastikan tetap fokus ke depan dan istirahatkan mata sesekali untuk mengurangi kemungkinan munculnya gejala mabuk perjalanan.

2. Memastikan Sirkulasi Udara yang Baik

Sirkulasi udara yang baik sangat penting untuk mencegah mabuk perjalanan. Beberapa tips untuk memastikan sirkulasi udara yang baik di mobil:

  • Jendela harus dibuka sedikit untuk mengalirkan udara segar. Jangan membuka jendela terlalu lebar karena udara kencang bisa memicu pusing. Buka jendela belakang dan depan secara bergantian.
  • Hidupkan AC mobil pada suhu yang nyaman. AC membantu menyejukkan dan mengalirkan udara dalam mobil. Atur suhu AC sejuk tapi jangan terlalu dingin.
  • Hindari bau-bauan tak sedap di dalam mobil yang bisa memicu mual, seperti bau sampah, asap rokok, atau wangi parfum yang menyengat. Bersihkan mobil dan hindari memakai pewangi mobil yang berbau menyengat..
  • Jika ada penumpang yang merokok, minta mereka menghisap rokoknya di luar agar asap tidak masuk ke mobil. Asap rokok dapat memicu mual bagi sebagian orang.
Baca ini  Tampil Elegan Dengan 4 Rekomendasi Warna Jok Yang Cocok Untuk Mobil Putih

Dengan sirkulasi udara yang baik, perjalanan akan terasa lebih nyaman dan mengurangi risiko mabuk.

3. Makan dan Minum dengan Bijak

Memilih makanan dan minuman yang tepat sebelum dan selama perjalanan dapat membantu mengurangi risiko mabuk perjalanan.

  • Hindari makanan berminyak atau pedas. Makanan seperti kentang goreng, ayam goreng, atau makanan pedas dapat memicu mual dan mabuk perjalanan. Sebaiknya pilih makanan ringan seperti roti, biscuit, atau buah-buahan.
  • Minum air putih yang cukup. Dehidrasi bisa memicu mual dan pusing. Bawalah botol air minum dan minum sedikit tapi sering selama perjalanan.
  • Jangan makan terlalu banyak ataupun terlalu sedikit. Perut kosong atau kekenyangan bisa memicu mabuk perjalanan. Makan secukupnya dengan porsi kecil tapi sering.
  • Hindari makanan berat, minuman bersoda, kopi, dan alkohol sebelum dan saat perjalanan karena dapat memicu dehidrasi dan gangguan pencernaan.
  • Makan makanan ringan seperti roti dan buah sebelum perjalanan. Ini membantu mengisi perut tanpa membuatnya terlalu penuh.

Makan dan minum dengan bijak sangat penting untuk mencegah mabuk perjalanan saat naik mobil.

4. Istirahat yang Cukup Sebelum Perjalanan

Salah satu cara terbaik untuk mencegah mabuk perjalanan adalah dengan memastikan Anda mendapatkan istirahat yang cukup sebelum perjalanan dimulai. Ini berarti Anda perlu tidur cukup, sekitar 8 jam atau lebih, di malam sebelum perjalanan jauh. Kurang tidur dapat membuat Anda lebih rentan mengalami mabuk perjalanan.

Selain itu, hindari melakukan aktivitas yang melelahkan atau begadang larut malam menjelang hari perjalanan. Pastikan tubuh Anda cukup beristirahat dan bugar sebelum duduk berjam-jam di dalam mobil. Dengan kondisi tubuh yang fit, Anda akan lebih tahan terhadap gejala-gejala mabuk perjalanan seperti mual atau pusing.

Mendapatkan istirahat yang cukup sebelum perjalanan jauh adalah kunci penting agar Anda tetap nyaman dan sehat selama perjalanan. Tidur dan istirahat yang cukup akan membuat perjalanan Anda jauh lebih menyenangkan.

5. Posisi Duduk yang Nyaman

Salah satu cara terbaik untuk mencegah mabuk di jalan adalah dengan duduk dengan posisi yang nyaman di dalam mobil. Beberapa tips untuk posisi duduk yang optimal:

  • Duduk di kursi depan. Kursi depan memungkinkan Anda untuk melihat jalanan dengan lebih jelas dibandingkan duduk di belakang. Ini membantu mengurangi rasa mual.
  • Senderan 45 derajat. Atur senderan kursi membentuk sudut 45 derajat. Ini merupakan posisi paling nyaman untuk duduk dalam waktu lama.
  • Kaki diluruskan. Jangan silangkan kaki atau tekuk berlebihan. Luruskan kaki ke depan sejauh yang nyaman agar aliran darah lancar.
Baca ini  Rahasia Merekam Video Epik: Action Cam atau DSLR? Temukan di Sini

Duduk dengan posisi yang benar akan membuat perjalanan jauh lebih nyaman dan mengurangi risiko mabuk. Jadi sebelum berangkat, pastikan kursi pengemudi sudah diatur dengan baik. Atur senderan 45 derajat dan duduklah tegak dengan kaki lurus. Dengan begini, perjalanan panjang pun akan terasa lebih menyenangkan.

6. Konsumsi Obat Antimabuk Perjalanan

Salah satu cara yang paling efektif untuk mencegah mabuk perjalanan adalah dengan mengonsumsi obat antimabuk. Beberapa jenis obat yang dapat digunakan antara lain:

  • Dimenhydrinate/Dramamine – Obat ini bekerja dengan menghambat reseptor histamin di otak yang terlibat dalam rasa mual dan pusing. Dosis normal adalah 50-100 mg, 30 menit sebelum berangkat. Efek samping meliputi kantuk dan mulut kering.
  • Meclizine – Bekerja dengan cara yang sama dengan dimenhydrinate. Dosis biasanya 25-50 mg sebelum perjalanan dimulai. Efek sampingnya juga sama.
  • Scopolamine – Diberikan dalam bentuk patch yang ditempelkan di belakang telinga 4 jam sebelum perjalanan. Cara kerjanya menghambat sinyal ke otak yang memicu mual. Efek samping meliputi mata kabur dan mulut kering.
  • Ondansetron – Obat ini biasa digunakan untuk mual akibat kemoterapi. Dosis 4-8 mg diminum 30 menit sebelum berangkat. Efek sampingnya sedikit.

Secara umum, obat antimabuk perjalanan terbaik diminum 30-60 menit sebelum berangkat agar sempat diserap dan bekerja dengan optimal. Dosis dapat disesuaikan berdasarkan anjuran dokter atau apoteker. Hindari menyetir jika merasa mengantuk akibat efek samping obat.

7. Pastikan Menyetir dengan Halus

Salah satu tips agar tidak mabuk saat bepergian dengan mobil adalah menyetir dengan halus tanpa banyak gerakan yang tiba-tiba. Usahakan untuk tidak mengerem mendadak ataupun memutar setir secara tiba-tiba.

Gerakan mendadak saat mengemudi dapat memicu mabuk perjalanan. Ketika tubuh Anda tiba-tiba terdorong ke satu arah karena pengereman mendadak atau belokan tajam, sistem keseimbangan dalam telinga dalam bisa terganggu. Ini dapat memicu mual dan pusing.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengemudi dengan halus tanpa banyak gerakan mendadak. Usahakan memperlambat laju kendaraan secara bertahap jika ingin mengurangi kecepatan. Hindari menginjak rem secara tiba-tiba. Begitu juga saat membelok, putarlah setir secara perlahan dan halus.

Dengan menyetir dengan lembut dan menghindari gerakan mendadak, Anda dapat mengurangi risiko mabuk saat melakukan perjalanan jauh dengan mobil. Ini akan membuat perjalanan jauh lebih nyaman.

8. Memfokuskan Pandangan ke Depan

Salah satu cara terbaik untuk menghindari mabuk perjalanan adalah dengan memfokuskan pandangan ke depan, terutama ke objek yang jauh. Ini membantu menstabilkan penglihatan dan persepsi gerakan.

Baca ini  3 Cara Koneksi Radio dengan Ponsel: dari Aplikasi hingga Bluetooth

Cobalah untuk selalu memandang keluar jendela ke objek yang jauh seperti pepohonan, gedung, atau mobil di depan. Jangan fokus pada objek dekat seperti jalanan atau interior mobil karena ini justru akan memperburuk rasa mabuk.

Selain itu, usahakan juga tidak terlalu sering melihat ponsel atau membaca di dalam mobil karena hal ini juga dapat mengganggu keseimbangan mata dan otak. Dengan terus memandang ke depan, otak akan lebih mudah menyesuaikan persepsi gerakan sehingga rasa mabuk berkurang.

Jadi intinya adalah fokuskan mata pada objek jauh di depan dan hindari membaca atau melihat benda dekat saat berkendara agar terhindar dari mabuk perjalanan. Dengan menerapkan tips ini, perjalanan Anda akan jauh lebih nyaman.

9. Kompres Dingin di Leher

Kompres dingin di leher dapat membantu mengurangi rasa mual dan mabuk selama perjalanan. Caranya adalah dengan menempelkan handuk kecil atau kain yang sudah direndam air dingin ke bagian belakang leher.

Rasa dingin dari kompres tersebut dapat mengurangi stimulasi vestibular (pusat keseimbangan tubuh) yang memicu mabuk perjalanan. Selain itu, kompres dingin juga dapat menyegarkan dan rileksasikan otot leher yang menegang karena perjalanan.

Beberapa tips untuk memaksimalkan manfaat kompres dingin di leher:

  • Gunakan air es atau air yang sangat dingin untuk merendam handuk atau kain. Semakin dingin, semakin efektif.
  • Ganti kompres setiap 20-30 menit agar tetap dingin. Atau gunakan cooling pad yang dapat didinginkan ulang.
  • Pijat leher perlahan sambil menempelkan kompres untuk lebih menenangkan.
  • Simpan kompres di kulkas sebelum berpergian agar tetap dingin lebih lama.
  • Cobalah kompres dingin di leher begitu mulai merasa mual saat perjalanan.

Dengan kompres dingin yang tepat, rasa mual dan pusing karena perjalanan dapat berkurang. Jadikan ini solusi praktis saat bepergian menggunakan mobil, bus, kapal, atau pesawat.Untuk menghindari mabuk perjalanan saat naik mobil, ada beberapa langkah yang dapat diambil. Beberapa dari langkah-langkah ini melibatkan perawatan diri dan penyesuaian selama perjalanan, seperti duduk di kursi depan, memandang jauh ke depan, menghindari makanan berat sebelum perjalanan, dan menghindari bau yang bisa memicu mual. 

Selain itu, Anda juga dapat mempertimbangkan untuk menggunakan obat anti-mabuk perjalanan. Dengan mengikuti tips ini, Anda dapat mengurangi kemungkinan mabuk perjalanan saat naik mobil dan membuat perjalanan menjadi lebih nyaman.

Referensi terkait:

About the author

Javier Hamad

Beri Tanggapan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

About us

Mobilintec.net is a blog that specializes in discussing the problem of damage to electronic devices and reviewing automotive information.

Popular Posts